Rabu, 22 Juni 2011

CERITA TENTANG JILBAB

Jilbab
Hanya selembar kain berbentuk persegi yang kemudian dilipat menjadi segitiga
Digunakan perempuan muslim untuk menutupi kepala atau rambut

Jilbab
Menjadi identitas pengenal bagi seorang muslimah
Perintah yang dituliskan dalam Al-Qur’an

Hanya sebatas itukah maknanya?

Jilbab
Ketika kainnya semakin menipis dan menerawang
Apakah seperti itu pula keadaan iman dalam hati ini?
Ketika bentuknya semakin mengecil dan ‘mencekik’
Apakah seperti itu pula keadaan iman dalam hati ini?
Semoga tidak

Jilbab
Rasa sesak dan sakit
Ketika yang mengenakannya adalah manusia berakhlak buruk
Bukan salahnya atau salah agama yang memerintahkannya
Tapi salah manusianya

Jilbab
Kenapa begitu sakti?
Membuat orang memberi salam meskipun tak saling kenal
Membuat orang jahat mengurungkan  niat jahatnya
Tak dihargai?
Membuat seseorang dikucilkan dari lingkungannya
Membuat seseorang kehilangan pekerjaan demi mempertahankannya

Jilbab
Bagiku kehadirannya lebih dari sekedar selembar kain
Dia adalah pakaian takwa
Membuat hati lebih tenang
Sebagai pengingat agar perilaku & harga diri terjaga

Jilbab
Lebih dari sekedar penampilan fisik
Jilbab dan pribadi, penyatuan yang mutlak
Kemuliaan yang merasuk ke dalam jiwa dan hadir dalam setiap hembusan nafas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar